Thursday, 28 August 2014

My Farewell Day

Finally

My dream is coming true ^_^

farewell e-mail
Farewell e-mail

Akhirnyaaa keluar jugaa itu e-mail yang sudah sejak lama gue idam-idamkan :p
The right choice in the right time sih menurut gue
Disamping memang sudah full of water nih Gelas gue, kebetulan jugaa kantor dipindahkan lebih jauuuuuuuuuuuhhh dari sebelumnya. fyuh. Suffered inside boooo
Bayangkan.. yang biasanya ngengkol ke kantor cuman 30 menit, jadi harus ngengkol 1,5 jem. Bertambah 3x lipet ya bookk..
Bensin lagi langka gini, sehari isi full tank, besoknya dah empty tank.. ealaahhh. sooo suffering
Belum lagi, kondisi di jalanan yang panas, macet, banyak polisi yg suka nyetop nyetop di seputaran jalan cempaka putih raya.

Kemarin itu sebelum akhirnya resign, sempet ngerasain 2 hari d kantor baru itu, ealaahh... ngantri bensin yg langka aja butuh waktu sekitar 15-20 menit, kalo berangkat dari rumah ga lebih pagi, bakal telat sampe kantor. Trus kalau di hitung2, pulang pergi 1,5 jam x 2 perjalanan pp + ngantri 15 menit di bensin.
Yaa kurang lebih 3 jam 15 menit dihabiskan cuma di jalanan doank.
Capee booo, tuwa di jalan!

Padahal, waktu 3, 5 jam itu bisa digunakan untuk maen, nyuapin sampe ngelonin si Alfin lagi. Jadi, selama perjalanan kemarin itu, hati merasa teriris aja..

Sebenernya sih masih cinta mati ama company ini, walaupun ada banyak naik turunnya, ga rela rasanya meninggalkannya (cieeeeeeeeeeeeee) tapi mau gimana lagi coba..
Gue lebih ga rela lagi mengorbankan diri gue suffering, si Alfin ditinggalin emak-bapak nya kerja lebih lama di rumah hanya untuk gaji dan uang hari tua yang tidak seberapa.

Alasan jauhnya kantor ini memang bisa menjadi alasan yang tepat untuk gue resign, istilahnya resign karena tempat aja, bukan karena sudah terlalu crowded dan masalah konflik personal.

Lagi-lagi ini saat yang tepat untuk resign disaat gue mau fokus di bisnis Online gue, ORIFLAME! ( Thanks God, You show me the way ). Saat ini bisa dikatakan "Gaji" gue di Oriflame sudah menyamai gaji gue di kantor. Dan in sya Allah akan terus bertambah kalau gue bisa FOKUS disini.
That's why gue memutuskan untuk resign dari kantor utama dan membuat kantor kedua gue dan keluarga gue menjadi kantor utama gue ^_^.
GUe udah biasa pegang duit hasil kerja keras gue sendiri, disamping dapet duit transferan dari suami juga sihhh ( hehehe ).. Sekarang gue yang mengendalikan banyak sedikitnya gaji gue sendiri. Dan untuk mendapatkan gaji yang sebanyak-banyaknya  ( buat nutupin hutang2 Bank jugaaa. hehe )

Alhamdulillah, Suami gue mendukung bangetttt ( thank you Abi :* ). Balik balik dari Balikpapan bawain oleh2 yang BERGUNA bangettttttttttt buat bisnis gue.. yaaa leptop yang gue pake buat nulis iniiiii :D

Dukungan dari Ortu (yang akhirnya keluar juga) sudah ada, dari suami apa lagi, dari Alfin paling lagiiii dahhhh ( kayanya yg paling hepi klo emaknya banyak di rumah ya si Alfin dehhh ) hihiihiihih..
Sekarawng tinggal dukungan internal nih.. DIRI GUE SENDIRI. Harus bisa membuktikan kalau BISA menjadi lebih BAIK dan Lebih TAJIRRR walau kerja ga di kantor.
Hohohoho

Mari Kita Bekerja dengan Style kita sendiri ^_^

Salam Sukses

Risa Hananti
WA/HP/SMS : 0896-98744887
FB : Risa Hananti

Monday, 25 August 2014

TIPS SEHAT MURAH MERIAH NANGKAP NYAMUK NON INSEKTISIDA

TIPS SEHAT MURAH MERIAH NANGKAP NYAMUK NON INSEKTISIDA.

TIPS SEHAT MURAH MERIAH NANGKAP NYAMUK NON INSEKTISIDA.


(penyakit berbahaya dr nyamuk : malaria, demam berdarah, chikunya dll).
Bahan :
- 200 ml air panas.
- 50 gram gula merah.
- 1 gram ragi roti.
- 1 botol bekas plastik 2 liter.
Caranya:
1. Potong botol plastik (jenis PET) separuh.
2. Campurkan gula merah dng air panas hingga lebur.
Stelah dingin tuangkan di separuh bagian bawah botol.
3. Tambah RAGI. Tidak perlu diaduk nanti akan menghasilkan Karbon Dioksida sbg PENARIK PERHATIAN nyamuk.
4. Letakkan bagian corong, terbalik, kedalam separuh botol tadi.
5. Bungkus botol dng sesuatu yg berwarna hitam (isolasi), dan letakkan di beberapa sudut rumah, kandang penangkaran, dll. ( Terlindung hujan )
6. Biarkan skitar 2 minggu atau nyamuk sdh penuh silahkan cuci botolnya dan mulai lg dr awal.
Sumber : dr Giena Hadi
TAMBAHAN :
---------------
1. Agar ngga dirubungi SEMUT letakan botol tsb diatas mangkuk/kaleng berisi air.
2. Kalo nangkap LALAT cara masih sm diatas tapi ngga usah pake RAGI cukup umpan ikan mentah yg busuk dipotong kecil dimasukin botol.
3. Letakan botol jauh terlindung dr hujan atau angin.
===================
Semga bermanfaat.

Sunday, 24 August 2014

Khasiat Bawang Merah

Khasiat Bawang Merah

manfaat bawang merah, kegunaan bawang merah, pengobatan alami bawang merah
Bawang Merah


Tangerang, 24/08/14

Bawang Merah banyak manfaatnya, diantara yang saya selalu terapkan adalah menurunkan demam.

Minggu lalu, anakku, Alfin Yudhistira Vandisa, sakit panas yang lumayan tinggi. 
Cemas banget, karena menemukan kondisinya demikian saat pulang kantor.
Semakin malam semakin panas, dan memang sepertinya mau flu kalau memperhatikan kondisi hidungnya sudah mulai ada yang meler-meler.. hehehe
Baiklah, saya thermo ternyata Alhamdulillah masih 36,7 C.

Tapi, tanpa mau ambil resiko, saya tetap melakukan "blonyo" pada anak saya itu dengan ramuan bawang merah yang diiris + minyak telon.
Semalaman di balurkan dari kepala sampai kaki, alhaamdulillah keesokan pagi, badannya sudah membaik walau kepalanya masih lebih panas. Tapi tetap saya blonyo dengan bawang merah hingga suhu tubuh kembali normal.

Alhamdulillah, saya hanya melakukan blonyo bawang merah selama 2 hari tapi kondisi tubuh langsung berangsur-angsur membaik. So, Moms, mari kita kembali ke alam. Singkirkan dulu obat-obatan dari kehidupan anak kita (terutama bayi) yaaa kecuali kepepepepepeppeepetttt bangettt :D

Semoga sharing dari saya ini mencerahkan kehidupan para moms yaaaa

Gud lak!!! ^^


Wednesday, 20 August 2014

Oriflame adalah Hidup Saya

 Oriflame adalah Hidup Saya

IRT punya gaji sendiri, IRT tangguh, IRT kaya, kerja dari rumah, bisnis di rumah
Dhinna Patriana - Gold Director - Jogja


Haiii, semangat pagiii!!
Saya Dhina, anak pertamanya Nur Annisa Rahmawati
Ingin berbagi tentang cerita dan sharing Impian saya….

Yang membuat saya bertahan di Oriflame, terus berlari bekerja sepenuh hati meski kadang jatuh, kadang harus bangun dengan sekuat tenaga….
Tapi inilah bisnis…

Gak hanya di Oriflame kok….bisnis apapun penurut pengalaman saya sendiri dan tentu saja dari banyak sharing dengan orang lain.
Siapa yang bertahan dia yang akan sampai tujuan…

2010
Tepat nya bulan Juni saya mendaftarkan diri sebagai member yang memang dari semula senang dengan produk-produk nya terutama parfume dan skincare nya.
Bergabung karena produk dan diajak sahabat saya, jadi gak ada pikiran untuk menjalankan bisnisnya dari semula.
Bulan September 2010 hati belum terketuk untuk berbisnis Oriflame, masih nyaman dengan uang tabungan, fasilitas suami, meski sebenarnya ini adalah zona berbahaya.
Bulan Desember 2010 usaha suami bangkrut, terpaksa saya harus cari kerja untuk menyambung hidup, tapi tiba-tiba sahabat yang mengajak saya join Oriflame sudah punya penghasilan diatas 3juta per bulan (wow, melebihi gaji Manager waktu itu di Jogja) dan kerja dari rumah pakai daster….^_^

2011
Bulan Januari 2011 adalah tonggak nya saya diberi hidayah untuk segera bergerak, dan menghasilkan uang dengan cepat di Oriflame. Kenapa???
Karena saya harus bisa bertahan hidup untuk menghidupi keluarga saya.
Karena saya gak bisa ngantor meski sudah banyak tawaran saya tolak, tapi demi si kecil, rasanya egois sekali saya harus ninggalin dia seharian
Karena penghasilan ngantor itu gak akan naik secara signifikan, sedang saya punya banyak impian……

5 Bulan kemudian, saya mencapai level "SENIOR MANAGER" level di Oriflame dimana penghasilan perbulan mencapai 5juta
7 Bulan kemudian saya mendapatkan cash award 7Juta perbulan…….

Bukan perjalanan yang mudah, tapi berliku dan penuh air mata
2011 adalah masa sulit sekaligus pencerahan karena saya semakin yakin dengan bisnis ini……dengan masa depan yang akan saya raih dari bisnis ini.
Masa sulit karena masalah rumah tangga yang terus berlarut membuat saya harus benar-benar bisa membagi hati dan pikiran agar tetap harus fokus mengerjakan bisnis ini
Taruhannya adalah makan dan tidak makan karena benar-benar saya dan anak saya makan serta menggantungkan semuanya dari penghasilan bulanan dari Oriflame.
Tidak dinafkahi suami selama 2 tahun membuat saya harus benar-benar menghasilkan "uang" di bisnis ini
Tidak mendapatkan restu menjalankan Oriflame sama suami membuat saya harus diam-diam menjalankan bisnis ini, online disaat suami tidur, pergi disaat suami tak ada dirumah (karena alasan saya benar: untuk makan)

2012
Saya memulai kualifikasi Gold Director,
yang saya berpikir pasti akan lancar karena dua leader saya betul-betul berkomitmen
Ternyata tidak semudah yang saya bayangkan karena cobaan lagi-lagi datang dan leader saya satu-satu ada yang turun
Tidak hanya itu tahun 2012 adalah mimpi buruk bagi saya karena saya dihadapkan dengan penurunan kinerja 3 jaringan secara bergantian, kemudian saya berhadapan dengan perceraian…..betul-betul pukulan berat tapi saya harus tetap bertahan untuk bekerja dan mengerjakan bisnis ini karena saya membutuhkan uang dari Oriflame utk hidup
Hikmahnya adalah: "Perempuan benar-benar harus memegang dompetnya sendiri" artinya yach kondisi bisa tak terduga seperti perceraian, kematian gak ada yang pernah tahu, perempuan harus bisa punya penghasilan sendiri.

2013
Adalah tahun kebangkitan untuk saya, saya berhasil membangun lagi 2 leader saya yang sempet naik turun…..(Makasih yah Iin Maylani dan Ila Fitria Fathima untuk terus gandeng tangan bareng)
Berhasil jadi Gold Director….
Bangun lagi dan bangun lagi untuk kaki ketiga dan keempat yang ternyata tidak seperti harapan. Semua energi dan modal saya curahkan untuk kaki ketiga yang saya harap bisa segera menjadi Director ketiga saya, yang akan mengantarkan ke level Senior Gold Director…

Dan benar kata upline terdahulu (heheh kaya sejarah yah) Upayakan mereka yang memantaskan diri…
Tinggalkan orang-orang yang hanya mengeluh dan membuat kita jadi orang yang mudah mengeluh….
Setahun saya berusaha FOKUS ke satu jaringan yang ternyata menggerogoti hati dan pikiran …..
Gak pingin menyalahkan orang lain, murni salah diri sendiri karena tetap bertahan dengan sesuatu yang memberi harapan palsu

2104
Alhamdulillah diberi jodoh lagi...
Alhamdulillah diberi rejeki calon anak kedua….
Dapat suami yang insyaAllah support luar biasa terhadap bisnis ini, bahkan sll bilang "Jangan pernah tinggalkan bisnis ini"
Selalu ngingetin untuk jadi orang yang luar biasa…
Selalu jadi orang yang berMANFAAT bagi orang lain

Alhamdulillah dapet Free Trip ke Eropa tahun ini,
Satu hal yang gak pernah saya impikan …
Karena dari awal saya hanya ingin punya uang untuk hidup
Sekarang saatnya upgrade impian….
Rumah yang lebih besar untuk keluarga besar…ada pendopo, ruang untuk  training dan kolam renangnya
Honda CRV hitam yang "Prestige" (Varian paling tinggi)
Liburan ke Luar Negeri…
Tabungan pendidikan untuk anak-anak
HAJI dan UMROH untuk orangtua
Rumah Kontrakan…..

Dann sekarang saya punya SEJUTA ALASAN untuk mengejar semua itu

Saya yakin semua berawal dari "IMPIAN' dan bersama siapakah kita di dalam impian itu
Buat temen-temen yang sudah ada di bisnis ini, jangan pernah tinggalkan yahhh
Insyallah rejeki nya gak hanya materi…..^_^

Dhina Patrianna
Gold Director

Oriflame ini untuk Kedua Orang Tuaku

Oriflame ini untuk Kedua Orang Tuaku


IRT kerja di rumah, bisnis di rumah, kerja sampingan, lowongan pekerjaan, kerja bareng anak, bisnis anak kuliahan, IRT berduit
Made CItrawati Giri - Senior Manager - Bali


Nama saya Made Citrawati Giri, level Senior Manager. Menurut saya meraih level ini bisa dibilang gampang bisa juga dibilang susah. Tergantung bagaimana kita mampu meraih dan mempertahankannya.

Down dan up sering saya alami. Dan yang paling bisa membuat saya untuk bangkit lagi disaat down yaitu mengingat kembali apa tujuan saya menjalankan Oriflame dan apa impian saya. Impian saya ingin membahagiakan suami, orangtua dan mertua saya. Saya ingin umroh bareng suami dengan uang dari Oriflame, ingin mengumrohkan kedua orangtua dan juga mertua saya dengan bonus dari Oriflame juga.

Selain itu tujuan saya menjalankan Oriflame karena ingin membantu pengobatan yang terbaik buat kedua orangtua saya. Memang yang namanya sakit itu tidak bisa ditolak. Bapak saya sakit stroke dan sejak serangan yang kedua tidak bisa jalan dan berbicara, dan semua tergantung dari bantuan orang lain. Sedangkan ibu saya sakit diabetes. 2 tahun yang lalu menyerang mata dan tiap 2 minggu sekali harus kontrol ke Jogja. Alhamdulillah sekarang sudah sembuh, tinggal menjaga gula darahnya saja. Dan yang paling bisa membuat saya bangkit kembali saat down adalah mengingat kembali tujuan utama saya gabung di Oriflame yaitu saya ingin resign tapi tetap punya penghasilan sendiri dari rumah.

Buat yang lagi down, yuuuuk kita lihat kembali tujuan kita gabung Oriflame dan apa impian kita. Kalau mau berhenti ngerjain Oriflame, tanggung. Sudah terlanjur masuk, kenapa harus berhenti? Berhenti mengerjakan berarti perjuangan kita selama ini sia-sia dunk. Yuuuuuuk bangkit kembali!!!! Gagal lalu terpuruk itu BIASA. Gagal, bangkit dan berlari itu baru LUAR BIASA

GO SM!!!!!! GO DIAMOND!!!!

Made Citrawati

Oriflame Memberiku Kesempatan Memberi Arti Dalam Hidup

Oriflame Memberiku Kesempatan Memberi Arti Dalam Hidup

PNS IRT Oriflame, bisnis dari rumah, jalan-jalan gratis, jalan jalan gratis, travelling gratis, cash awards, duit daster, IRT berduit, eks PNS
Afri - Senior Manager - PNS



Semangat Pagi Teman – teman....
Sebelumnya perkenalkan saya Afri Yuli Aniswari ( Afri ), Senior Manager yang juga adalah seorang Ibu Bekerja, dengan 2 anak.

*Kelahiran Lukas *
Berasaaaaa banget teman – teman, perbedaan ketika saya melahirkan anak pertama saya dengan anak kedua ini.
Kalau sebeumnya ketika melahirkan anak pertama saya masih bekerja di rumah sakit swasta yang memberikan jaminan persalinan saya, tidak untuk anak kedua saya ini ketika saya sudah menjadi seorang PNS.
Meski kami sudah merencanakan biaya kesehatan selama kehamilan dan persalinan tetapi ternyata Tuhan berkehendak lain. Saya mengalami beberapa penyulit selama kehamilan yang itu semua diluar kontrol dan kehendak saya. Morning sickness ndak ngalami, tapi perdarahan membuat saya harus bedrest hampir satu bulan. Beberapa bulan kemudian saya jatuh, kaki cidera harus pakai alat bantu jalan, transportasi harus ganti kalau tadinya pake motor sendiri bisa harus pake mobil karena memang sama sekali gak bisa menyangga beban tubuh. Singkat cerita semua anggaran dan pinjaman membengkak sampai lebih dari 25 juta.

*Memberikan yang Terbaik*
Saya berusaha memberikan asi eksklusif untuk Lukas, selain memang asi tiada duanya...kalau sudah diberi anugrah itu kenapa musti pake beli yang mahal dan tidak ideal untuk bayi.
Mulailah saya berpikir “Gimana yaa besok kalau sudah perlu makanan tambahan, gimana yaa kalau beli susu pertumbuhan, dst, dst” itu tentang Lukas, di sisi lain saya juga berpikir tentang Tresnan, “ Duh sebenarnya kasihan banget sih anak su sulungku ini, terpaksa pindah sekolah karena nggak ada yang antar jauh, dan bayarnya mahal!”. Dari situ muncul keinginan untuk kembali berbisnis.
Suatu ketika lagi melihat adek kelasku Veronika Ani yang berbisnis Oriflame
Otak jadi mikir, apaaa aku coba jualan Oriflame ya,khan harganya lumayan tu, meski pasti untungnya yakisaran 30% seperti direct selling yang lain.Trus tambah penasaran lagi sama Ani yang ketika aku lihat di profilenya jadi make up artist. Akhirnya aku hubungi, tanya gimana jadi member dan langsung ngirim KTP.
Ada kebutuhan, lihat ada peluang, Ambil....

*Mulai Berproses *
Warna – warni sebagai ibu bekerja yang mempunyai 2 balita, ART minta berhenti karena mau nikah. Sudah kalut luar biasa, nyari –nyari tapi “busyet buju buneng” pada patok harganya mahal mahal banget. Minimal 900rb sampai 1,5 juta.
Jadi tambah berasaaaaa banget kalau “uang cupet” tu yaaa mau gimana – gimana kok ya susah bener siiih. Mata tambah melek sama gaji mbak Nissa yang waktu itu masih 10 juta/bulan. Saya sampai bilang kalau aku dapet segitu mau bayar ART 1,5 juta perbulan dan musti punya duapun tidak apa – apa. Ikhlas... dan rela...yang penting selama saya kerja anak terurus dan yang nguruspun nggak terbelah pikirannya karena masih mikir cucian, masak, bebersih, dll.
Itu masalah di rumah. Masalah dikantor nggak ketinggalan ngejar. Baru masuk kerja 2 minggu kemudian harus ngadepin audit external, dan olalaaaaaa.... apa artinya pelimpahan tugas dan kewenangan selama saya cuti? Semua pekerjaan saya utuh tidak dikerjakan sama sekali oleh pengganti saya, bahkan beberapa dokumen hilang. Mencoba mendiskusikannya dengan atasan, jawabannya hanya “ Ya sudah mbak Afri minta yang bersangkutan buat dokumen baru, kemudian mbak afri kerjakan lagi”
Semakin memahami system kerja semakin berasaaaa yaa kalau kerja formal sebagai “KARYAWAN” itu justru sistemnya PIRAMIDA banget. Berbeda dengan MLM.

Saya pernah turun level ke Manager 18% setelah 2 kali SM. Sedih??? Banget....Namun saya tidak patah semangat….
Mengingat Lukas dan Tresnan. Mengingat mas Bowo suami saya. Mengingat Bapak Ibu Nglupar dan Pandan. Mengingat kembali janji yang sudah saya ucapkan.
Saya tersadar... Oooh ini yaaa makna sesungguhnya dari “ Semua berasal dari dalam diri kok! Penentunya adalah diri sendiri, bukan orang lain”.

Kemudian terjadilah dialog panjang dalam diri saya.....
“Ini Jaringanmu! Lakukan pendekatan sesuai dengan yang kamu mau, coba untuk bicara dengannya dan mulai lagi!.”
“Coba lakukan banyak hal, maka kamu akan belajar banyak hal pula, dengan belajar maka kamu akan memahami banyak hal sebagai buahnya.”
“Berkawanlah dengan lebih banyak orang, maka kamu akan mendapatkan lebih banyak pandangan dan wawasan.”
“Jangan merasa paling bisa dalam jaringanmu, jangan merasa paling pintar dan paling tahu meski kamu adalah orang yang paling dahulu bergabung di Oriflame dibanding semua downlinemu”.
“ Satu hal! Kenali setiap orang dalam jaringanmu, berikan support  sesuai kebutuhan, karakter dan personalitynya.. Bantu mereka sesuai kebutuhannya “.
“ Kamu bisa Afri, Karena kamu diberkati, Kamu unik, kamu diciptakan dengan sebuah rencana Luar Biasa!”.
“ Ingat, bulan ini Februari, Yangkung (Bapak saya ) ulang tahun ke 60. Semakin lanjut Afri! Masih ingat khan ketika beliau mengatakan – Akan lebih sering mengajak ibu jalan – jalan, mengantar ibu kemana – mana mumpung Bapak masih kuat setir, mumpung penglihatan Bapak belum terlalu silau, dan kabur. Kalau Bapak sudah tidak mampu maka seperti halnya orang lanjut usia Bapak akan belajar menikmati berada di rumah terus bersama ibu.

Merasa bersyukur di sadarkan bahwa segala sesuatu adalah berawal dari saya sendiri, saya bicara pada suami.  Saya katakan bahwa saya akan memulai lagi, minta doanya, minta support dan pengertiannya.
Akhirnya saya mantab untuk kembali memulai kehidupan Bisnis Oriflame saya.

Saya kembali giat merekrut, semakin giat membina, berusaha untuk semakin mampu mengenali jaringan saya yang dalam pola lama tidak saya lakukan, hanya membatasi pada beberapa lapis.

April saya lebih giat lagi, dan saya merasa lebih bahagia dengan sistem dan jaringan saya saat ini. Saya berusaha sedapat mungkin untuk lebih menempatkan diri setara dan sejajar, sehingga kami bisa bertukar pikiran dengan sangat santai meskipun hal yang kami bicarakan sangat serius.
Saya berikan semua contohnya, saya sampaikan bahwa semuanya sungguh berawal dari diri sendiri.

Ingat kembali IMPIANnya disini mau ngapain?

Puji Tuhan saya menemukan kembali Core Team – Core Team baru saya. Bulan April saya mulai bangun lagi naik level lagi, belajar tentang artinya “  Kerja Pake Nggak Nafas” belajar menyadari bahwa beberapa bulan tertidur kemarin, merasa berusaha untuk bekerja tetapi hanya di bibir saja, tidak dalam tindakan ditambah pula berbagai energi negatif yang melekat dalam diri.

Memahami bagiamana harus BANGKIT dalam arti yang sebenarnya.
PR besarnya adalah MEMBANGUN MINDSET  dan KESADARAN bahwa kita hidup berpacu dengan waktu. Semantara waktu adalah salah satu hal yang tidak bisa kita minta ataupun kita beli. Jadi harus dimanfaatkan dengan sangaaat baik.
Apakah semua terus berjalan lancar dengan kesadaran saya? Tidak jugaaa.....
Saya merasakan betul bahwa core team itu harus dicari dan di temukan, core team itu dibentuk  bukan terima jadi. Saudara, sahabat,Teman – teman dekatpun tidak serta merta menjadi core team, karena bisa saja mereka tidak memahami cara berpikir kita sebelum kita menyampaikannya dengan detail dan terbuka. Meski kadang hal itu saya lakukan dengan berbagai pendekatan, kadang kala harus melewati berbagai gesekan gesekan, yang kalau mental saya seperti ketika memulai maka bisa saja saya “ putus asa “ lagi.

Bulan Mei saya bekerja lebih keras lagi, saya berusaha mengenali dan mengidentifikasi teman teman dalam jaringan saya lebih dalam dan lebih keras lagi. Meski harus belajar dan training kemana saya jabanin saja.  Meski bangun pagi, langsung senam jari di Whats App Group juga saya lakukan.

Bahagia banget di  bulan Mei saya bisa kembali ke level manager 18%, Saya yakin, bahwa saya bisa melakukannya.
Gak Napas?...., Iya...
Dikejar target waktu?.... Iya.
Deg – degan? .... Banget
Terintimidasi?.... TIDAK

Dinamika perjuangan, doa dan keyakinan kembali mewarnai hari – hariku. Bersyukur  banget sempat jatuh, bersyukur banget bertahan, dan bersyukur banget pula di sadarkan kembali untuk Bangkit.
Hidup ini akan menjadi berarti ketika kita meletakkan kasih dan memberikan arti dalam setiap kegerakan.

Di Oriflame ini LUAR BIASA, dengan membantu teman – teman dalam jaringanku untuk sukses, dan bila mereka sudah sukses maka akupun akan beroleh Berkat yang bisa aku berikan sebagai salah satu tanda kasih bagi keluargaku.

Bulan Agustus ini apapun yang terjadi, akan  saya akan berusaha untuk terus maju dan berjuang, untuk Lukas, untukTresnan, untuk mas Bowo, untuk Bapak Ibu, untuk semua team dan jaringan saya.

Berusaha untuk lebih memaknai the Higher Purpose, menemukan bahwa segala sesuatu yang dilakukan saat ini di dunia ini adalah bentuk persembahan yang hidup bagi Tuhan.
Bila yang terbaik di dunia ini saja tidak dilakukan jangan mengatakan sudah melakukan yang terbaik bagi Tuhan.

Yuk teman – teman yang mungkin mengalami stuck level, kesundul, atau turun level barengan gandengan tangan yaaaa.... saling menguatkan dan membantu yaa....
Ini adalah bagian dari proses. Dan Proses ini bukanlah akhir.
Bersyukur banget boleh mengalami “Malu” mengalami “ Kepahitan dan Kepedasan” ketika di sadarkan. Tidak bisa membayangkan apa jadinya jika saya dulu mutung, patah arang, pasti saya tidak akan pernah menemukan kembali “ The Higher Purpose “ saya ... “ Impian Murni” saya......

Sungguh bersyukur dan berterimakasih menemukan Oriflame yang memberiku Kesempatan Memberi Arti Dalam Hidup.

Akhirnya, Oriflame ini tidak melulu soal uang yaaa ternyata....
Ternyata setelah mengenal Oriflame jadi lebih matre itu iyaaa...xixixiixixi....Matre dan ijo mata untuk bisa membeli hal – hal yang tidak bisa dibeli pake uang. Seperti menemani anak, mendampingi suami dan membahagiakan orangtua.

Kalau masih mau nanya “ Emang orangtuanya bahagia dengan diberi uang mbak?” maka akan saya jawab “ Sepertinya saya melihat, hati orangtua saya akan lebih tersayat jika melihat anaknya tidak bisa memenuhi kebutuhan diri dan keluarganya”.
Terimakasih banyak yaaa Veronika Ani, yang sabar luar biasa pada anakmu yang satu ini. <3

Terimakasih banyaaaak ya Mbak Nissa, yang selalu dan selalu punya waktu menjawab semua pertanyaan, menenangkan kegalauan dan kadang mau “ menguatkan hati untuk tega” berkata keras pada Afri ☺  <3
Terimakasih banyaaaak mba Astri , mba Aya, mba Iin, mba Ajeng, Mba Rizka, Mba Nia dan teman – teman SM Up JNA... Saya belajar banyak dari teman -  teman semua <3
Terimakasih teman – teman di jaringan Afri yang mau menjalani proses ini bersama sampai saat ini yaaaa...Ayooo Lancar....Maju JAYA....  <3 <3 <3
Go Manager...Go SM...
Go ..Go ...Go...DIAMOND .......

Afri Yuli Aniswari

Oriflame Membuat Saya BERTUMBUH Menjadi Jauh Lebih Baik

Oriflame Membuat Saya BERTUMBUH Menjadi Jauh Lebih Baik

bunda kerja di rumah, duit duit duit, duit dari rumah, bisnis online, bisnis oriflame, tiket gratis ke luar negeri, jalan-jalan gratis, IRT berduit
Ila FItria - Director - Sumedang

Kalau ada yang bilang saya ga BISA JUALAN … itu SAYA BANGEEET..
Saya ga suka atau ga bisa DANDAN… ituuu SAYA JUGAAAA…
Kalau ada yang bilang saya ga BISA NGOMONG.. hmmm tepatnyaa malu kali yaah berbicara depan orang banyak.. juga SAYA BANGEEETT….Bahkan sampe sekarang

Tapi Saya SUKA banget ngeliat yang punya BISNIS karna saya Sendiri termasuk Orang yang BUTA BISNIS..
Sampe  saya bertemu dengan BISNIS oriflame yang punya fasilitas kereen bangeeeeet full support dr mulai e book, video training e training, web replica juga upline yang siap membantu yang sebetulnya itu memudahkan kita menjalankan bisnis ini..
Tapiiii lagi-lagi 2 kalimat ini mampiir di kepala saya sendiri..
Sayaa kan GA BISA JUALAAN…

REKRUUT??? Mana BISA.. Saya kan GA BISA NGOMONG.. ☹
2 kalimat itu yang menutup mata hati saya sehingga saya tidak lolos WP  hiks hiks hiks, rugiii.....
2 kalimat itu juga yang menutup mata hati saya sehingga saya pengennya mundur teratuurrr dan bilang mbaaak saya udahan aah oriflamme nya ga bisaaa..
Tapi Setelah 6 bulan off saya memutuskan untuk aktif lagi di oriflamme , kenapaa?????

Karena sudah mau melahirkan anak ke 2 dan keinginan kerja kantoran harus dikubur lagii dan saat itu juga SAYA PENGEN PUNYA GAJI..
Iya saya sudah MALU kalo apa –apa minta sama SUAMI.. kalau mau ngasih apa-apa ke orang tua harus Izin SUAMI..
Rasanya lebih enak kalau kita punya uang sendiri..dan yang membuat saya YAKIN saat itu adalah ..

Hanya ORIFLAME BISNIS yang PALING TEPAT BUAT SAYA saat ini.. yang bisa di kerjakan dari rumah sambal FB-an dan BBM-an..
Hal itu yang memberanikan saya langsung update status tentang oriflamme, langsung baca lagi e book dan mulai menjalankan tupo rekrut bina.. berusaha untuk menjadi LEADER yang mandiri..
Alhamdulillah perjalanan menuju level 15% lancaaaar tanpa hambatan sampeee saya melahirkaan bulan 24 agustus yang saat itu 1 minggu sebelum Idul Fitri jaringan mulai galau..
Ga naik level tapi tetep bertahan…

Melahirkan anak ke 2 saya pendarahan jd  baru bisa sehat banget itu 1 bulan setelah melahirkan…
daan saat itu pula jaringan saya mulai rontok 9 % saya hilang level 15 turun ke 12 .. hmmmm abis lahiran, sakit jaringan rontok rasanyaa ituuuu yaa saat itu pengennyaaa kabuuur aja berentiii ajaaa udah cape2 ko turun lagiiiii..
tapi kembali lagii saya ingat HANYA INI BISNIS YANG PALING TEPAT BUAT SAYA.. hanya INI BISNIS yang PALING TEPAT UNTUK menjemput IMPIAN.. yang menguatkan sayaa..
IMPIAN saya BERKARIR dapet gaji walau di rumaah untuk MAMA dan BAPAK
IMPIAN saya bisa memberikan yang terbaik untuk masa depan ANAK-ANAK
IMPIAN saya yang ingin membantu suami membangun DREAM HOUSE kami yang luas dan bisa menampung keempat orang tua kita nantinyaa..
IMPIAN saya ingin NAIK HAJI bareng keluarga
IMPIAN saya jemput CRV buat anak-anak
IMPIAN sayaaa yang mungkin simple buat sebagian orang lain keciiil bangeeet yang bener-dari dalam hatiii…

Pengen bisa ngopi2 cantik sama anak-anak atau makan siang bareng setelah jemput anak-anak pulang sekolah… di restoran mana aja tanpa harus mikirin uangnya cukup atau engga…

Hal ini lah yang membuat saya bertahan, naik turun di 15- 12 sampe akhirnya naik ke 18% setelah itu di tinggal manager 6 bln di 18% baru bisa SM.. dan 2 th oriflamme-an baru sampe DIRECTOR..
Dan di tahun ke 3 ini sayaaah masih DIRECTOR juga…

Alhamdulillah disyukuri.. walau tidak seperti kilat tp diantara sekian banyak leader yang meninggalkan saya saya tetep bisa sampe ko di level director..

Di tinggal Manager 15% sayaa paling seriiiing…
Bahkan pernah manager 15% nyaaa hanya tinggal 3%.. 200 BP ajaaah..
Mau tau rasanyaaaa… niiih sakitnya disiniiii  #nunjukdada
Sediih pastiiiii…

Tapii justru karna ditinggal downline itu lah yang membuat saya semakin KUAT, semakin MANDIRI, semakin TANGGUH dalam menghadapi tantangan yang akan dihadapi selanjutnya
Mamaku orang pertama yang ingin saya bahagiakan orang yang sellau mendukung saya, mendoakan saya dan sekarang seperti alarm saya tiap hari bertanya gimana oriflamenya ???
Maluu bangeeet rasanya belom bisa  naik level lagiii…
Karena itu saya ga bisa lama-lama sedih kalau di tinggal downline..

Kaka Kyra sudah tauuu bangeet Oriflame dan SUCCESS Plan nyaa
Impian kaka pengen dianter jemput pake CRV nya oriflamme..
Sering banget mengingatkan bunda yang fokus yaa biar dapet CRV..
Pernah suatu hari Kaka Kyra bangun tidur ntah mimpi apa tiba2 teriaak sambil nangis-nangis....
“Bundaaaa jadi CRV nya kapaaaaan?”
"Mobilnya kapaaan bundaaaaaaa?"
Saat itu rasanya seperti ditusuk pake pisau yang paling tajam.. dan saya hanya bisa bilang..
'Memangnya kenapa kaa?', Sambil memelas dengan suara pelan..
Dan Kaka berteriak lagi dengan kenceng…  "Saya cuma tanya CRV nya kapan DIKIRIM KE RUMAH???
Dan lagi2 bunda hanya bilang.. "Sabaar ya sayaaang.." sambil peluk kaka cantik…

Rengekan ini lebih menyakitkan dari ditinggal 10 orang manager
Rengekan ini lebih menyakitkan dari ditinggal 100 downline..

Iyaaah ditinggal downline ituuu sakiiiiiiit… sediiiih…
Tapiii akan lebih sakiit lagiii dan sedih lagi kalau sayaa tidak bisa membahagiakan orang-orang tersayang..

Saya dikejar-kejar waktu oleh karena itu apapun yang terjadi saya akan terus berjuaang di Oriflame..

Saya ingat ketika saya memulai bisnis ini dan izin sama suami, suami hanya bilang, boleh ORIFLAME-an Tapi JANGAN BERHENTI..

Daan ingat juga ketika saya curhat sama suami, kenapa orang lain cepet  naik level kenapa saya engga??
Suami bilang KARENA PROSES setiap orang itu berbeda-beda..  PROSES menjadi LEADER dan PROSES meraih SUKSES nya beda.
Nikmati PROSESnyaa insyaAllahSUKSES semakin dekat…

Bisnis ini MEMANG TIDAK MUDAH.. TAPI SEMUA BISA SUKSES disini TANPA KECUALI

Asal mau BELAJAR dan PANTANG MENYERAH..
GO DIAMOND!!!!

ILa FitRia FatHimah

Tuesday, 19 August 2014

Oriflame Membuat Saya BERTUMBUH Menjadi Jauh Lebih Baik

Oriflame Membuat Saya BERTUMBUH Menjadi Jauh Lebih Baik


bisnis rumahan, bisnis online, kerja dari rumah, kerja rumahan, duit duit duit, kerja cari duit, penghasilan IRT, IRT tangguh, IRT 2 anak, jobless tapi berduit
Ajeng Tri Hananti - Director - Solo

Mengalahkan Tantangan Bersama Oriflame]

Assalamu’alaikum semuanya.

Semangat Pagiii..

Aku Ajeng, cicit dari leg ke 2 nya mbak Nur Annisa yang sekarang jadi cucunya mbak Nisa..hehe..Salam kenal yaa buat temen-temen semua..

Disini saya mau cerita kenapa Saya memilih menjalani Oriflame dan kenapa Saya bertahan di bisnis ini, hingga Saya bisa mencapai level Senior Manager, Director dan sekarang sedang kualifikasi Gold Director.

Sampai saya mau melahirkan anak pertama, Saya bekerja, bekerja di sebuah lembaga market research di Solo, sampai saya hamil 8 bulan perut besar, Saya harus datangi satu persatu rumah, satu persatu toko, jaga stan di Swalayan untuk mewancarai masyarakat tentang suatu produk, pekerjaan yang ga mudah, karena Saya harus muter sendirian, bawa laptop, bawa kamera, bawa tumpukan kertas, naik motor, dari pagi sampai malam hari, belum lagi harus ngumpulin laporan di tempat nunjauh dari rumah.

Karena pekerjaan yang menurut Saya berat itu apabila masih Saya lakukan setelah melahirkan, maka saya memutuskan untuk berhenti. Jadi saya fokus urus anak Saya saja.

Ga lama, setelah melahirkan ternyata Suami saya juga keluar dari pekerjaannya, karena Suami harus menyelesaikan sekolah S2 nya dulu, yang ga bisa disambi kerja, maka jadilah kami tidak berpenghasilan, berat rasanya, tapi harus dijalani. Maka keputusan sementara adalah, Saya tinggal bersama Orangtua saya dulu di Jakarta, dan Suami di Solo bersama Orangtuanya, sampai salah satu atau kedua nya bisa punya penghasilan maka Saya kembali ke Solo.

Sempet stress, tapi bersamaan kesulitan pasti ada kemudahan, saya yakin Allaah menguji seseorang sesuai kemampuan umatnya, artinya saya harus bisa melewati ini. Ga berapa lama, sahabat Saya yang sekarang adalah Sponsor saya, upline terbaik Saya yang selalu support sms saya, yang bilang kalau “dia sekarang join Oriflame via d’BCN yang fasilitasnya OKE banget”, saya sudah tau sistemnya Oriflame, dan sudah tau apa itu d’BCN, jadi begitu dia bilang, saya ga pake ditawarin udah langsung menawarkan diri nyerahin KTP. Begitu dapet nomer consultant dan diaktifkan web saya, saya langsung pinjem laptop kakak saya yang sekarang adalah partner saya juga disini, leader saya dari Leg ke 2 Risa Hananti. Karena saya ga punya laptop dan anak saya waktu itu baru usia 2 bulan, saya ga mungkin terus2an ninggalin ke warnet, jadi saya serba pinjem deh, modem nya juga pinjem, isi pulsa modemnya juga minta ahaha..maaf yah ini jangan ditiru, karena saya bener-bener memulai ini dari minus, hanya punya HP Nokia 3600 dan uang pendaftaran, buat beli 20 katalog saya pinjem juga  tapi langsung saya kembalikan koq..hehe..

Impian saya waktu itu adalah punya penghasilan 2-4jutaan, biar saya bisa bareng-bareng suami lagi, ga pisah2an. Akhirnya Saya harus punya target waktunya, setidak nya 7 bulan saya sudah harus sampai di level SM. Tapi rencana tidak berjalan mulus yaa temen-temen. Kelihatannya aja mulus, karena saya ga pernah infokan ke umum kalau pas saya lagi galau, biar jaringan ga ikut-ikutan galau..hehe..

Kendala saya yang utama dan terbesar menurut saya sampai mengalahi kendala-kendala saya yang lain adalah IBU saya sendiri. Ibu saya tipikal yang mengharapkan anaknya kerja beneran, dapet duit yang ga sekedar cukup, jadi bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari apalagi sudah menikah. Ibu saya sangat ga suka dengan apa yang saya kerjain di MLM Oriflame ini, apalagi pas ibu tau bonus pertama saya yang hanya Rp 17.000,- dari Oriflame. Saya dilarang yang namanya belajar di depan laptop, ngurusin per-Oriflame-an dsb nya. Sampai akhirnya saya harus sembunyi-sembunyi untuk ngerjain Oriflame, saya belajar dan mengembangkan jaringan itu tengah malem sampai subuh, saat anak saya sudah tidur, sering banget sms Marizka dan mbak Nur Annisa tengah malem..hehe..maaf yah mbak.

Dan saya juga selalu sembunyi-sembunyi kalau ikut kegiatan Oriflame offline, alhamdulillaah Bapak mendukung, jadi Saya apa-apa bilang ke Bapak Saya, setiap keluar Bapak saya yang antar jemput saya dan bilang ke Ibu saya kalau saya mau kerumah temen saya sekedar main. Subhanallaah luar biasa dukungan Bapak Saya dan luar biasa tantangan dari Ibu Saya yang bikin saya makin semangat buat ngebuktiin kalau Saya bisa berhasil di Oriflame, dan ini nantinya juga buat mereka. Dan alhamdulillah juga saya dianugerahi suami yang luar biasa sabarnya dan support banget, Saya termasuk orang yang tidak suka membaca kalau lagi belajar, maka saat awal2 saya belajar tentang Oriflame dan d’BCN dia yang baca dan dia yang ceritakan ke saya sampai detail dan sampai saya ngerti isi-isi nya.

Ditinggalin downline pernah ga? Pernaaah bangettt..banyaakk..tapi saya tetep jalan, gapapa, masih banyak yang mau digandeng untuk jadi sukses.

Digalakkin upline pernah ga? Wkwkwk pernah, galak sayang, tapi itu kan untuk kebaikan saya biar saya bisa mandiri, masa’ kita mau sukses, tapi kita terus-terusan “ngetek” enggak kan yaa..iyah, akhirnya saya belajar mandiri..

Alhamdulillah segala kendala bisa saya hadapi walau kadang dengan nangis-nangis dulu, tapi selama KITA YAKIN KITA BISA, PASTI BISA..terus berdayakan diri kita, terus yakin sama diri kita, dan fokus sama tujuan kita yaa temen-temen.

Sekarang, Ibu saya seneng banget kalau cerita ke temen-temennya, kalau saya sudah sukses di Oriflame, ngelebihin gaji kantoran, dan bisa ajak kakak Saya sampai ke Senior Manager, dan satu tahap lagi ke Director..perjuangan kita saat ini ga ada apa-apanya kalau akhirnya bisa membuat orang-orang disekitar kita bahagia. Dan saya pun bisa kumpul lagi sama suami saya

GO SM!! GO DIAMOND!!

Luv
Ajeng Tri Hananti

Marizka Ellan Lakshinta : Keluar Dari Zona Nyaman


Marizka Ellan Lakshinta : Keluar Dari Zona Nyaman

Oriflame bisnis rumahan, bisnis online, kerja dari rumah, kerja di rumah, penghasilan IRT, duit duit duit, IRT berduit
Marizka Ellan Lakshinta - Director - Jakarta


Dari kecil kerja bayangan bekerja kantoran, memakai blazer dan kerja di kantor keren sudah menjadi impian. Dari kecil saya sudah membayangkan diri menjadi wanita karir. Kemudian beranjak remaja dengan kondisi yatim piatu tentunya membuat impian itu tidak lagi hanya jadi impian tapi kebutuhan dan keharusan, karena tanpa bekerja saya tidak bisa membayangkan masa depan saya. Saya tipe orang yang sangat mudah merasa sungkan, jadi membayangkan jika saya harus bergantung ke orang lain itu menjadi bayangan yang menakutkan.

Setelah menikah pun hasrat untuk bisa tetap bekerja itu tinggi, karena saya melihat sendiri bagaimana usia adalah rahasia Tuhan, mandiri secara finansial sebagai seorang wanita menurut saya penting dan mempersiapkan segala hal terbaik untuk anak saya di masa depan harus dimulai sedini mungkin di saat usia dan fisik saya masih kuat bekerja. Alhamdulillah bertemu dengan suami yang memiliki visi dan misi yang sama dengan saya, selain itu suami dan saya sudah sepakat bahwa kami harus bisa mandiri dan harus bisa menghadiahkan kesuksesan ke keluarga, mempersiapkan yang terbaik untuk masa depan.

Sebelumnya saya pernah join Oriflame di saat kuliah, namun sempat tidak aktif karena saya tidak paham akan Success Plan Oriflame yang membuat motivasi saya juga tidak kuat, saya tahunya Oriflame hanya jualan, dapat uang ya uang jualan itu aja tidak ada uang lainnya. Saya baru tahu kalau Oriflame bisa kasih uang jutaan dari status mba Nisa yang saat itu direcognisi menjadi Director dan membawa papan 7 jutanya, itu yang akhirnya membuat saya inbox mba Nisa untuk bertanya dan akhirnya join. Join yang kedua ini terasa beda, kalau dulu saat mahasiswa isinya hanya jualan saja tidak ada training-training, bahkan penjelasan sistem pun seingat saya sangat minim namun kali ini penuh dengan panduan, bacaan, video-video bahkan forum diskusi yang berkali-kali membuat saya terkagum-kagum dan terheran-heran ke mana sajaa saya. Saya lahap semua video dalam minggu pertama join, dan saya bedah forum hingga saya menemukan begitu banyak jawaban serta solusi tentang apa yang harus saya lakukan supaya bisnis saya bisa berkembang. Waktu awal join saya masih bekerja kantoran, sehingga saya mempelajari Oriflame di sela-sela waktu yang saya miliki. Pulang sampai rumah dari kantor bisa jam 9 atau 11 malam, lanjut menyelesaikan pekerjaan rumah tangga, dan setelah semua selesai serta suami sudah tidur baru saya buka lagi kantor kedua saya, kadang hingga jam 3 pagi, tidur sebentar kemudian subuh sudah mulai bersiap-siap untuk beres-beres dan ke kantor. Saya yakin waktu yang saya berikan saat itu akan kembali untuk saya di masa depan sebagai Time Freedom :)

Secinta apapun saya dengan pekerjaan saya di kantor, tapi keinginan untuk memiliki waktu yang lebih banyak untuk keluarga juga selalu muncul. Menurut saya Oriflame datang kembali kepada saya di saat yang tepat di mana saya memang sedang mempertimbangkan untuk resign namun belum punya gambaran apa yang harus saya lakukan supaya saya tetap bisa berpenghasilan. Saya resign di level manager 15% walau penghasilannya masih jauh dari gaji yang saya terima sebagai pekerja kantoran namun saya yakin sistem bisnis Oriflame bisa diandalkan, selain itu situasi serta kondisi saat itu membulatkan tekad saya, bagi saya yang penting saya sudah tahu harus melakukan apa untuk tetap berpenghasilan, saya yakin jika memang rejeki saya untuk kembali memiliki penghasilan seperti di kantor maka saya bisa mendapatkannya melalui pintu yang lain asal saya berusaha sekuat mungkin. Awalnya suami tidak merestui keputusan saya untuk ber-MLM, tapi saya yakin itu hanya bentuk sikap melindungi seorang suami yang tidak ingin istrinya kenapa-kenapa karena memang label buruk MLM. Alhamdulillah dengan komunikasi yang baik tentang mengapa saya Oriflame-an, meluangkan waktu untuk cerita dengan binar-binar dengan Oriflame, menunjukkan kerja keras dan kesungguhan maka suami saya perlahan mulai luluh, butuh sekitar 4 bulan untuk meyakinkan suami waktu itu.

Level SM alhamdulillah berhasil saya capai dalam hitungan 7 bulan, tantangan dan hambatan pasti selalu ada. Ditolak orang pastinya jadi makanan sehari-hari, disindir-sindir teman sendiri karena MLMan dan dijauhi padahal dia saya prospek aja belum pernah hihihihi saya sampai nangis karena udah aku anggap seperti kakak sendiri padahal saya bukan orang yang mudah dibikin menangis,  ditinggalin downline wah sering dari yang baru join langsung ilang sampai manager 12%, 15% pamit juga sudah pernah, ketemu downline yang bossy, dengan beragam karakter yang kadang harus bikin meringis miris, dan lain-lain. Di sini saya benar-benar belajar bahwa kita memang tidak pernah boleh berharap kepada manusia karena orang yang kita kira kita kenal baik bisa sangat cepat berubah sikapnya. Selain itu, pegang baik-baik prinsip bahwa kalau kita ingin bisnis kita berhasil maka kita tidak bisa hanya mengandalkan jaringan, lakukan apa yang harus dilakukan, jangan berharap orang lain yang melakukan untuk kita. Bisnis jaringan bukan berarti jaringan yang melakukan untuk kita tapi kita lah yang harus membangun jalan-jalan sehingga jaringan kita bisa bertumbuh.

Naik, turun, stuck, bingung, air mata semua jadi bumbu yang memeriahkan perjalanan di Oriflame. Saya yang sebelum join Oriflame sama sekali ga ada bekal pengalaman bisnis bahkan jualan aja ga suka, ga doyan dandan, tergolong tertutup, pemalu, ga suka basa-basi, cuek dengan orang lain, ga suka chatting di HP sekarang harus keluar dari zona nyaman dan melakukan hal-hal baru yang tidak pernah terbayang saya lakukan yang tujuannya semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan jaringan. Melakukan prospecting on the road, melakukan beauty demo, sebar-sebar flyer, melakukan OOM, mengadakan home sharing ke rumah-rumah downline, yang karena posisi saya jauh dari upline maka sebenarnya semua kegiatan itu saya sendiri belum pernah ikuti sebagai downline, tapi saat itu saya harus melakukannya sebagai upline untuk jaringan saya. Waktu itu saya hanya tahu seperti apa kegiatan itu dari referensi di foto-foto, diskusi dengan upline, membaca di web, dan memperdalam ketika ada training yang sesuai topik tersebut, benar-benar tahu seperti apa acara itu ya saat bikin acara itu. Mulai berlatih harus ngomong apa, harus presentasi apa dengan melihat bagaimana cara mba Nadia Meutia ngomong di video training di web, memperhatikan leader-leader d’BCN saat mereka mengisi training. Jarak yang ditempuh pun kadang tidak pendek, ada kalanya harus bermotor ria menempuh jarak satu jam hingga dua jam perjalanan menuju lokasi acara, naik kereta ke tempat yang saya sama sekali belum pernah tahu, sampai harus terbang karena diadain di beda kota. Pokoknya hajar ajaah, maksudnya ya kalau memang harus dilakukan ya lakukan, apapun hasilnya. Kalaupun ada kekurangan dari acara yang dibikin waktu itu ya artinya acara berikutnya ada panduan supaya lebih baik, kita tidak akan pernah tahu kalau kita tidak melakukan. Acara yang dilakukan juga tidak selalu berhasil dalam hal menghasilkan recruitan, tapi saya percaya usaha yang kita lakukan itu ibarat biji yang kita tanam, hasilnya ga selalu langsung bisa kita nikmati tapi pasti bisa kita rasakan suatu saat nanti. Mungkin upaya kita hari ini tidak membuahkan recruitan baru tapi usaha yang kita lakukan, keringat yang kita keluarkan itu yang nantinya akan mempertemukan kita dengan recruitan yang pantas untuk kita :) Ikut training offline hingga saat ini sebisa mungkin selalu saya lakukan, walau butuh 2 jam untuk bisa sampai ke kantor cabang, ikut training offline ibarat mengisi kembali baterai ilmu dan semangat, walau topiknya udah belasan kali diikuti tetap mengupayakan datang karena SELALU ada hal baru yang bisa kita dapat, dan semakin sering mendengar bagaimana leader-leader d’BCN menyampaikan materi secara bawah sadar akan membuat kita menyimpan materi itu dan menjadi bekal luar biasa ketika kita harus bicara ke orang lain terkait bisnis ini.

Alhamdulillah walau jauh dari upline, ilmu dan support yang diberikan tidak putus sehingga terus menguatkan saya bahwa saya bisa. Saya bisa melakukan hal-hal yang bahkan tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Saya pun perlahan sudah mewujudkan impian saya satu persatu, selain bisa resign dan bekerja dari rumah, saya bisa bahu membahu dengan suami untuk mewujudkan impian kami, karena kami berdua sama-sama pemimpi besar maka PR impiannya begitu banyak hehe alhamdulillah proses mewujudkan impan rumah sendiri juga terbantu dari Oriflame walau kalau dari sisi pembayaran masih mostly dari suami tapi furniture dan printilannya dari penghasilan saya di Oriflame, ini menjadi kebahagiaan tersendiri buat saya juga karena artinya saya bisa nunjuk furniture yang saya suka hihihihi. Join di Oriflame bukan hanya hal materi yang saya dapat, tapi pengalaman luar biasa yang menuntut saya untuk keluar dari zona nyaman, saya jadi berani bermimpi besar, tidak hanya untuk saya tapi juga untuk keluarga saya terutama untuk kedua almarhum orang tua saya, walau perjalanannya panjang tapi kendaraannya sudah ada sehingga keyakinan untuk bisa meraih yang terbaik selalu ada. Melalui Oriflame hidup saya berubah, pemikiran saya berubah, saya merasa Oriflame sebagai universitas kehidupan yang mendorong saya untuk bisa menjadi versi terbaik dari diri saya, hal-hal seperti inilah yang membuat saya terus bertahan.

YAKIN DAN PERCAYA PADA KEMAMPUAN DIRI SENDIRI. TERUS BERGERAK DI SITUASI SEPERTI APAPUN, JANGAN BANYAK KEKHAWATIRAN, LAKUKAN SAJA DAN LIHAT HASILNYA. KALO BAGUS LANJUTKAN, KALO GAGAL PERBAIKI LAGI.

Jangan terdorong karena permasalahan, bergerak majulah karena impianmu.

If you can dream it, you can achieve it :)
GO DIAMOND!

Marizka Ellan Lakshinta
Director