Suka nonton hafidz indonesia??
Suka memperhatikan para hafidz cilik yang menggunakan jarinya ketika melantunkan ayat al qur"an??
yap. Para hafidz cilik menggunakan jari tangannya utk menghapal al qur"an
Berikut saya dapatkan cara metode menghapal al qur"an dengan menggunakan jari tangan. Adapun sekolah yang menggunakan metode jarimatika qur"an yakni sekolah baity qur"ani yang berlokasi di ciputat,tangerang selatan.
METODE MENGHAFAL AL-QUR'AN DENGAN JARI TANGAN
Di awal penjelasannya, ustadz menceritakan bahwa metode menghafal Al-Qur’an merupakan metode baru, dan juga merupakan metode yang mirip dengan metode yang sekarang sedang populer di Arab. Hal ini beliau sampaikanjuga ketika Bait Qur’any mendapat kunjungan dari tim QLC (Quran Learning Center).
Dengan metode jarimatika Al- Qur’an anak akan belajar melatih otak kanannya dengan menghafal dan melatih otak kiri dengan berhitung. Sehingga ada keseimbangan dalam perkembangan otak kiri maupun kanan. Kalau dicermati sebenernya inti dari semua metode menghafal Al-Quran adalah mengulang-ulang bacaan, jarimatika Al-qur’an juga demikian, namun dikombinasikan dengan berhitung.
Ada beberapa catatan dari workshop tersebut (diambil dari beberapa materi yang dibagikan) :
Menghafal dengan jari :
1. Membuka Al-Qura’an
2. Al-Qur’an diletakkan di tangan kiri
3. Telapak tangan kanan dipersiapkan untuk menghafal
4. 5 jari tangan akan digunakan untuk menghafal 14 ayat dan kelipatannya, diaman tiap jari akan dibagi menjadi 3 ayat, 1 ayat per ruas jari kecuali jempol yang hanya 2 ruas/ayat :
1. Jari kelingking : dimulai dari ruas jari paling bawah dengan ayat 1, ruas tengah ayat 2, ruas paling atas ayat 3
2. Jari manis : dimulai dari ruas jari paling bawah dengan ayat 4, ruas tengah ayat 5, ruas paling atas ayat 6
3. Jari tengah : dimulai dari ruas jari paling bawah dengan ayat 7, ruas tengah ayat 8, ruas paling atas ayat 9
4. Jari telunjuk : dimulai dari ruas jari paling bawah dengan ayat 10, ruas tengah ayat 11, ruas paling atas ayat 12
5. Jempol : dimulai dari ruas jari paling bawah dengan ayat 13, dan ruas paling atas ayat 14, untuk ayat selanjutnya mengulang lagi dari jari kelingking dan seterusnya 5. Ayat 3,6,9,12,14 adalah ayat kunci yang berada di ujung atas masing-masing jari yang harus dihafal posisinya. Hal ini digunakan untuk mengetahui posisi ayat, misalnya kita ingin tahu ayat yang ke 13, kita tidak perlu mengurutkan hafalan dari ayat 1 sampai menuju ayat 13, tapi cukup mengurut dari ayat 12 (sebagai kunci).
Fenomena Pendidikan Anak
Usia Dini :
- Menyerahkan pendidikan sepenuhnya pada TPA==TKA atau ibu saja
- Menyerahkan pengasuhan anak di atas 6 jam pada pengasuh Teknik Menghafal dengan pendekatan Home Learning 1 hari satu ayat untuk pemula (0-2) tahun,
tekniknya :
1. Bacakan 5-10 kali setiap ayat pada 1 aktivitas anak sehari-hari
2. Membacakan surat dengan sempurna
3. Makhroj dan tajwid benar
4. Dengan mimik dan gerak
5. Beri penguat pada bacaan baik dengan mimik, gerak maupun suara
6. Bacakan dengan gembira 1 ayat setiap waktu sholat
untuk lanjutan (3-6 tahun,jika dimulai usia sebelum 3 tahun)
1. Jika belum dapat membaca Al-Qur’an bacakan 5-10 kali setiap ayat pada setiap aktivitas anak setiap hari
2. Tambahkan hafalan setiap waktu sholat
3. Menyetor setiap magrib atau shubuh
4. Ceritakan maksud setiap ayat yang dibaca dan dihafal
5. Minta anak untuk menceritakan maksudnya
Tingkat tinggi:
1. Menghafal Al-Qur’an sendiri
2. Melaporkan setiap hafalan setiap waktu sholat
3. Menghafal 1 hari 1 lembar
4. Pahami artinya
5. Pahami maksudnya
Semoga bermanfaat.
Sumber:hafidz indonesia-rcti


0 comments:
Post a Comment